File Not Found
UREPORT

Lomba Senam Ayo Bersatu

Lomba senam ini menggunakan lagu-lagu perjuangan untuk menggugah nasionalisme.

Jum'at, 6 Februari 2009, 10:42 Ardian Novediansyah
Lomba Senam Bersatu
Lomba Senam Bersatu (VIVAnews/Ardian Novediansyah)

VIVAnews - Tiga belas propinsi, berpartisipasi dalam acara Lomba Senam Ayo Bersatu, yang diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia (FOMI) dibawah naungan Menegpora.

Acara ini berlangsung 5-6 Februari 2009 di Pasar Festival-Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brojonegoro (GMSB), dan memperebutkan piala Menegpora dan dana pembinaan.

Tujuan lomba ini untuk memasyarakatkan Senam Ayo Bersatu versi 2, yang sudah diperkenalkan sebelumnya versi 1 ke sekolah-sekolah.

Marketing GMSB Iwan menjelaskan yang membedakan Senam Bersatu versi 2 dan versi 1 adalah musik yang digunakan lagu-lagu perjuangan, sehingga lebih nasionalis.

Lomba Senam Ayo Bersatu versi 2 kali ini, merupakan bagian menyambut Kongres Olahraga Rakyat 2009.

Tim Jawa Barat adalah tim yang membawa peserta terbanyak, hampir 20 kabupaten yang memperkuat tim ini. Bukan berarti ke-13 tim yang berpartisipasi tidak mempunyai, kekuatan yang sedikit, ini terbukti pada saat pembukaan hampir semua tim yakin memenangkan lomba ini.

Hal unik dari Lomba Senam Ayo Bersatu versi 2, kali ini adalah penilaian kostum, dimana dipilih tim kostum yang menarik dan kreatif.

• VIVAnews

© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
TENTANG U-REPORT
Semua isi materi baik berupa teks, foto dan video yang dimuat oleh U Report adalah tanggung jawab pengirim sepenuhnya. Redaksi berhak mengedit materi sepanjang tidak mengubah isi dan substansi.

Kami adalah portal berita, dan melalui kanal ini, ingin mengajak anda terlibat dalam proses penciptaan berita. Peristiwa terjadi setiap saat, dan karena itu pasti lebih banyak berita di sekitar kita dari apa yang terlihat di media, baik cetak maupun elektronik.

Anda boleh berbagi cerita yang tak biasanya kita baca atau tonton. Cerita yang kuat, menarik, penting, dan bersifat mendesak dari anda, sangat mungkin menjadi salah satu headline di VIVAnews.

Selamat berbagi cerita.